Gigit Curhat: Terkenang DAISUKI, Akhirnya Nonton Monmusu sama Rewrite

Sebelumnya, Gigit pernah cerita kalo pernah terdampar di DAISUKI. Gigit waktu itu lagi nyari-nyari saluran buat nonton One-Punch Man. Tapi setelah ketemu, Gigit tetap ga bisa nonton. Kenapa? Karena diblokir^^

Karena Gigit ga bisa nonton acara yang kepingin Gigit tonton, akhirnya Gigit close aja DAISUKI dan nyari tempat lain.

Itu sekitar setahun yang lalu, sih. Sekitar akhir tahun 2015. Tapi sekarang, One-Punch Man udah bisa ditonton di DAISUKI.

Horeeeee!^^

Trus, apa itu DAISUKI?

DAISUKI itu, ya, kayak-kayak Crunchyroll. Sama-sama layanan streaming anime. Alamatnya di http://daisuki.net. DAISUKI didirikan sama BANDAI NAMCO. Selain streaming, juga jualan produk-produk anime^^

Sama seperti CR, DAISUKI juga nerapin region lock. Ada acara-acara tertentu yang cuma bisa disaksikan oleh wilayah-wilayah tertentu. Bukan salahnya DAISUKI, sih. Emang perjanjian lisensinya begitu. Mau gimana lagi?

Jenis tayangan DAISUKI juga ada yang free ada juga yang harus bayar. Kalau gratis, biasanya ga perlu register. Cukup klik judul tayangannya, pilih episodenya, langsung nonton. Karena gratis, pasti ada iklan^^

mobile-suit-gundam-origin-daisuki-payment-required
Contoh yang harus bayar adalah Mobile Suit Gundam Origin. Biayanya langsung tertera di tiap episode^^

Nah, kalo yang harus bayar, akan keliatan biaya untuk tiap tayangannya.

Suatu hari, terkenang DAISUKI.

Ini sebenernya masih dalam rangkaian nonton maraton anime beberapa bulan lalu. Gigit yang sempat malang-melintang di dunia per-streaming-an anime, akhirnya inget kenangan masa lalu. Kenangan pertama kali berjumpa dengan DAISUKI. Hehe.

Semula, Gigit ga berharap banyak sama DAISUKI, mengingat kejadian sebelumnya yang kena blokir. Lagi pun, Gigit ga tahu bakal nonton apa. Yang Gigit tau, Gigit cuma mau buka DAISUKI, terus liat-liat isi katalognya apa aja. Soal nonton, itu belakangan. Yang penting, liat-liat dulu!^^

Betapa begonya Gigit dulu sewaktu pertama kali nemu DAISUKI. Nggak ngeliat-liat katalognya dengan cermat. Padahal, waktu itu Gigit sempet juga buka-buka katalog dan nemu anime yang bisa ditonton dari Indonesia. Tapi, Gigit keburu fokus sama One-Punch Man. Yang lain, males. Hihi.

Jangan sampe keulang lagi^^

Well, kali ini Gigit ga mau bego kayak dulu. Gigit perhatiin isi katalognya dengan cermat. Ternyata, di dalamnya ada beberapa serial Mobile Suit. Trus, Gigit pun girang ketemu One-Punch Man yang dulunya disembunyiin. Hanya aja, Gigit udah ga niat nonton streaming One-Punch Man lagi. Gigit udah pernah nonton dari tempat laen. Dan sekarang, Gigit cuma mau fokus nabung buat koleksi BD-nya kalau udah rilis (eh, udah rilis sekarang)^^

Ada Monster Musume?

Eh, ga taunya Gigit nemu Monster Musume no Iru Nichijou (Everyday Life with Monster Girls) di DAISUKI. Gigit tau judul anime itu, karena sewaktu jelong-jelong di RightStufAnime.com, ada banner promo Monmusu yang segede gajah. Tapi karena Gigit tahu isinya lumayan ecchi, Gigit ragu buat nonton.

Tapi beberapa hari kemudian, Gigit penasaran. Katanya, Monmusu itu animenya lucu banget. Selucu apa? Gigit pun akhirnya nyoba buat nonton. Tapi kalo episode pertamanya udah bikin mata perih, ya, udah! Ga usah ditonton lagi. Eh, tau-tau sehari Gigit nontonnya sampe 8 episode. Dalam dua hari, selesai. Hahaha!

Beneran, deh, ceritanya lucu! Ini, kan, harem. Jadi, cowoknya ketiban sial mulu karena didatengin cewek-cewek monster. Adalah hampir tiap episode (sebanyak 12 total episode) pasti ada gadis monster baru. Cewek normal, ya, cuma satu. Itu pun rada-rada konslet.

monmusu-daisuki-900x300
Satu dari sekian banyak gadis monster (atau siluman, ya?) yang ikut andil dalam kesengsaraan hidup tokoh utamanya^^ © 2015 OKAYADO/TOKUMA SHOTEN・MONMUSU PARTNERS All Rights Reserved.

Gigit berhasil nonton sampe abis, karena adegan-adegan sensualnya yang buanyak itu (kayaknya) udah disensor. Rapi banget, sampe-sampe ga kerasa kalo disensor. Mungkin, karena untuk streaming bebas, jadi disensor. Kalo versi BD-nya, mungkin uncensored. Meski begitu, tetep ga cocok untuk remaja ke bawah. Di MyAnimeList.net, ratingnya R+ dengan catetan “mild nudity”. Artinya, ada adegan “buka-bukaan” tapi dalam kadar yang ringan. Udah diingetin, loh, yah. Udah diingetin. Resiko tanggung sendiri^^

Kemudian, Gigit ngeklik Rewrite.

Setelah ngabisin Monmusu, Gigit nyoba gulir-gulir lagi katalog DAISUKI. Dan, ketemulah dengan anime berjudul Rewrite. Ngebaca judulnya, bikin Gigit inget sesuatu.

Kalo ga salah, Gigit pernah nonton sebuah video di YouTube. Di situ ada anak-anak muda Jepang yang diwawancarain perihal anime kesukaan mereka yang lagi tayang. Rata-rata, mereka ngejawab “Rewrite”.

Oke, mari kita coba nonton^^

rewrite-anime
© VisualArt’s/Key/Rewrite.

Dari katalog yang ada, Rewrite punya 24 episode (2 season dengan masing-masing 12 episode). Di mata Gigit yang awam, Rewrite itu anime dengan gambar yang bagus. Rewrite juga masuk kategori anime harem, kategori kesukaan Gigit. Hihi. Tapi…, topik yang diangkatnya kelewat berat (untuk Gigit). Bikin Gigit harus mikir ekstra pedas. Begonya, walau bikin kepala keleyengan, tetep aja Gigit tonton sampe abis. Aih^^

Gigit perlu kurang lebih empat hari untuk namatin ceritanya.

Ini ceritanya tentang tokoh utama yang bisa nulis ulang kemampuan dirinya. Ia dan temen-temennya harus terlibat dalam sebuah kasus besar. Ada sosok makhluk lain yang juga punya kemampuan nulis ulang. Tapi, yang bisa ia tulis ulang adalah kehidupan di dunia ini. Itu yang bikin kepala Gigit mumet^^

Sayangnya, ga ada informasi rating di DAISUKI. Tapi kalo di MyAnimeList.net, tertera rating PG-13. Anime ini masuk kategori romance, comedy, dan action. Romansa karena ada drama cinta-cintaannya. Komedi, ya, karena ada lucu-lucuannya. Kalo laga? Tentu karena ada gebuk-gebukannya^^

Untuk cinta-cintaan, kayaknya ga ada adegan yang over. Tapi adegan gebuk-gebukannya lumayan bikin kaget. Yah, secara anime ini termasuk anime laga juga. Kita akan ngeliat beberapa adegan anggota badan yang putus, dada ketusuk, kepala meledak, darah di mana-mana. Tapi karena ga terlalu banyak, Gigit masih bisa tahan nonton sampe abis.

Oh iya, episode pertamanya sempet bikin Gigit heran. Sampe berkali-kali Gigit ngecek. Durasinya sampe 48 menit! Padahal, rata-rata durasi anime normal itu, kan, sekitar 24 menit tiap episodenya. Bisa dibilang, khusus episode pertamanya, punya durasi dua kali lipat dibanding episode-episode yang lain^^

11 Juli 2017, Rewrite bulan ini resmi expired dari katalog DAISUKI. Padahal, Gigit belom sempet nonton ulang…~.~

Fiuh!

Eh iya, lupa. Sejauh yang Gigit tau, ga ada subtitel Indonesia di DAISUKI. Yah…, paling-paling bahasa Inggris. Ga tau, deh, nanti di masa-masa yang akan datang^^

Buat yang kepo.
Iklan

Penulis: Dirgita

Dirgita itu Gigit, Gigit itu pelupa~.~

1 thought on “Gigit Curhat: Terkenang DAISUKI, Akhirnya Nonton Monmusu sama Rewrite”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s